Akuntansi dasar(2), Harta, Utang dan Modal

Menyambung pembahasan Akuntansi dasar (1), nah sekarang kita akan mempelajari lebih dalam tentang dasar-dasar akuntansi.  Pada akuntansi dasar(2) ini kita akan memfokuskan pada masalah HARTA, UTANG, MODAL.  Ketiga komponen inilah yang menjadi dasar dalam belajar akuntansi.  Dari ketiga komponen ini nanti akan dikembangkan lagi menjadi beberapa bagian diman satu sama lain saling terkait dan berhubungan.

Karena itu kita harus paham dulu apa itu Harta, Utang, Modal.  Baik definisinya, contohnya, maupun hubungan dari ketiga komponen tersebut.  Harta sering disebut Aktiva, sedangkan Utang dan Modal disebut Pasiva.  Atau bisa dikatakan bahwa Aktiva berisi Harta, sedangkan Pasiva berisi Utang dan Modal.  Aktiva (Harta), Pasiva (Utang + Modal).

AKTIVA = HARTA
PASIVA = HUTANG + MODAL

A. HARTA
Harta atau aktiva yang didefinisikan sebagai kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai manfaat dimasa yang akan datang.  Maksudnya adalah pengertian dimasa yang akan datang berlaku dari sekarang, dimana perusahaan mulai beroperasi.  Jadi semua yang ada diperusahaan baik yang bersifat materi maupun non materi dan memberikan sesuatu yang bernilai, maka itulah harta.

B. UTANG
Utang adalah kewajiban yang harus di laksanakan kepada pihak lain melalui suatu perjanjian yang telah disepakati bersama.

C. MODAL
Modal adalah sesuatu baik berupa uang atau bentuk lain yang digunakan untuk mencapai keuntungan melalui proses usaha dan merupakan harta bersih milik perusahaan.

JENIS-JENIS DARI MASING-MASING KOMPONEN TERSEBUT.

A. HARTA
Pembagian Harta :

1. HARTA BERWUJUD, Dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu : Harta Lancar dan Harta Tetap.

2. HARTA TIDAK BERUWUJUD, contoh nya :

  1. Hak Patent
  2. Hak Cipta
  3. Lisensi
  4. Franchise
  5. Copy Right

Harta Lancar adalah : Harta yang dalam penggunaan-nya mudah atau cepat dicairkan menjadi kas.  Atau bisa juga dikatakan bahwa harta lancar adalah harta yang cepat berubah wujud menjadi bentuk lain.
Contoh :

  1. Kas Tunai/Kas Bank
  2. Piutang Usaha/Piutang dagang
  3. Surat-surat berharga
  4. Wesel Tagih
  5. Persediaan barang dagang
  6. Sewa dibayar dimuka
  7. Asuransi dibayar dimuka
  8. Perlengkapan

Harta Tetap adalah : Harta yang mempunyai manfaat yang relatif panjang (tidak habis dipakai dalam satu periode) dan mempunyai nilai yang besar.
Contoh :

  1. Tanah
  2. Gedung
  3. Kendaraan
  4. Alat-alat kantor
  5. Mesin

B. HUTANG
Hutang terbagi 2, yaitu :

Hutang Lancar : Hutang yang jatuh tempo pembayaran-nya kurang dari 1 periode akuntansi.
Contoh :

  1. Hutang Usaha/dagang
  2. Hutang Wesel
  3. Gaji yang akan dibayar
  4. Hutang pajak
  5. Pendapatan diterima dimuka

Hutang Jangka Panjang adalah : Hutang yang jatuh tempo pembayaran-nya lebih dari 1 periode akuntansi.
Contoh :

  1. Hutang Obligasi
  2. Hutang Hipotik

C. MODAL
Contoh modal seperti:

  1. Modal pribadi
  2. Modal saham yang terjual
  3. Laba ditahan
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.658 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: