Bayar Pajak Kendaraan Pakai KTP Asli

Pajak adalah kewajiban bagi setiap warga negara yang bermukim di negara tersebut. Banyak sekali fungsi pajak bagi negara maupun bagi penyelenggaraan negara dan pembangunan.  Diantaranya fungsi pajak yaitu : sebagai pendapatan bagi negara/daerah untuk penyelenggaraan pemerintahan, untuk pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana, untuk pemerataan kehidupan masyarakat dan lain sebagainya.

 

Khusus untuk sistem pembayaran pajak kendaraan dibagi dalam wilayah kepemilikian dari kendaraan tersebut.  Artinya pajak kendaraan dibayar sesuai dengan nama dan alamat yang tertera dalam BPKB atau STNK.  Jika tertera di wilayah Batam, ya tentu pajak dibayar di Batam. Bisa juga membayar di tempat lain, tapi tentunya ada biaya tambahan berkenaan dengan perbedaan wilayah tersebut.

 

Kami punya kendaraan bermotor roda dua.  Pada saat beli kami belum punya KTP disini. Sehingga akhirnya kami beli kendaraan atas nama orang lain yaitu menejer tempat kami bekerja. Karena pihak dealer tidak melayani bila KTP daerah lain.

Pada saat membayar pajak kendaraan rupanya harus menggunakan KTP asli, sehingga kami harus pinjam KTP menejer perusahaan kami, karena BPKB dan STNK kendaraan kami atas nama dia. Ya, sebenarnya tidak apa-apa sih, Menejer pun OK saja, nggak masalah. Tapi dalam hemat kami, ini merupakan sesuatu yang bisa jadi merepotkan untuk kedepannya. Kalau Menejer masih bekerja di Perusahaan kami, saya kira tidak masalah. Tapi bagaimana kalau menejer tersebut sudah tidak lagi bekerja di Perusahaan kami, atau bisa juga kami yang tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Pasti akan menimbulkan masalah. YA, kalau Menejer masih berada di kota tersebut, kalau misalnya dia sudah pindah ke kota lain yang kita sudah tidak tahu lagi alamatnya, bagaimana…?

Memang ada solusi lain, yaitu balik nama kendaraan. Tapi inikan juga memerlukan biaya tambahan untuk balik nama tersebut.  Sedangkan, kita semua tahu kalau bisa kita itu meminimalkan pengeluaran.  Tentu kita harus membagi prioritas kebutuhan yang mana dulu yang harus di dahulukan. Kalau bayar pajak tentu nggak bisa ditunda, kalau sudah sampai batas waktunya ya harus dibayar. Kalau tidak dibayar berarti bukan sebagai warga negara yang baik. Kami ingin menjadi warga negara yang baik, tapi juga kami mengharapkan sistem pembayaran pajak itu tidak memberatkan bagi kami. 

Terus masalah lain, bagaiman kalau seseorang itu membeli kendaraan bekas di pinggir-pinggir jalan, apakah mereka punya KTP asli dari kendaraan yang dijual tersebut. Saya sudah cek, dia tidak punya KTP asli kendaraan yagn dijual tersebut. Masalahnya, ya..tentu KTP dibawa oleh pemiliknya.  Jadi bagaimana mereka membayar pajaknya? Saya juga tidak tahu, ataukah mungkin bisa dengan cara lain, saya juga tidak tahu.  Karena yang saya tahu, saya selalu bayar pajak itu pakai KTP asli menejer perusahaan kami.

Intinya adalah, kenapa harus pakai KTP asli.  Padahal kalau di pikir kami itu kan membayar bukan dibayar. Kenapa mereka tidak percaya?  Kalau toh, misalnya ada perbedaan antara KTP foto Copy dengan kepemilikan kendaraan, ya tentu yang dipakai adalah nama yang tertera di BPKB atau SNTK, bukan KTP Foto Copynya. Lagian, mereka pasti sudah punya database yang lengkap dan teratur. 

Padahal beberapa tahun yang lalu, kami pernah membayar pajak kendaraan pakai KTP Foto copy lho, tapi semenjak ganti pimpinan kok peraturannya selalu diganti-ganti, bingung..dech…! Jadi, ada baiknya sistem pembayaran pajak dipertimbangkan kembali, beri kemudahan untuk warga masyarakat yang ingin melaksankaan kewajibannya khususnya pajak kendaraan. Harap dipermudah untuk membayar, tapi kalau kita pinjam uang ke bank … terus di persulit.  Ya ..itu wajar karena kita meminjam. Tapi ini masalahnya kita membayar, lha kok sulit gitu lho….!!

6 Tanggapan

  1. Memang sangat disayangkan ketika seseorang berniat baik untuk memnuhi kewajibannya malah dipersulit dengan hal2 yang tidak penting. Untuk pemerintah tlg lah buat suatu peraturan itu yang bisa menguntungkan bagi semuanya. Saya juga pernah mengalami susahnya membayar pajak karena ktp saya tidak sama dengan alamat sewaktu membeli motor tsb. Akhirnya telat dah bayar pajaknya, kena denda…..capex deh..

  2. mantap !!
    saya sangat setuju dengan artikel saudara ini , kita membayar pajak kenapa di persulit …

  3. begitulah……..

  4. semboyan ” kalau masih bisa dipersulit kenapa dipermuda” saya sih pemerintah lebih enak kita bayar pajaknya online aja lewat ATM mana saja,biar tidak ada kecebeleceh lagi….,hari gini mau bayar pajak aja ribet apa kata dunia………..

  5. tolong berikan penjelasan yang logis kepada kami mengapa KTP asli dipakai syarat untuk membayar pajak kendaraan……….kita bayar pajak PPB tidak pernah dipersyaratkan bawa KTP asli……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: