Kasus Persamaan dasar Akuntansi

Setelah kita mempeljari persamaan dasar akuntansi, maka selanjutnya adalah kita akan mencoba mencatat transaksi ke dalam persamaan tersebut. Lalu, apakah yang dimaksud dengan transaksi? Transaksi adalah semua kejadian atau kegiatan yang mengubah posisi keuangan dalam perusahaan/organisasi. Maksudnya adalah apa saja yang membuat posisi keuangan berubah baik berkurang maupun bertambah, maka harus dicatat walaupun nilainya sekecil apapun.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam persamaan akuntansi, terbagi dalam dua kelompok besar yaitu AKTIVA dan PASIVA, dimana sisi Aktiva harus sama dengan Pasiva (Balance). Apapun transaksi yang terjadi, posisi Aktiva dan Pasiva harus balance.

Kemudian dalam mencatat transaksi tersebut harus dikelompokkan juga apa saja yang termasuk dalam Harta (Aktiva) dan apa saja yang termasuk dalam Utang + Modal (Pasiva). Misalnya dalam perusahaan Harta terdiri dari : Kas, Piutang, Peralatan. Sedangkan Hutang terdiri dari : Hutang Usaha, Modal terdiri dari : Modal Pemilik. Untuk lebih mudahnya lihat dibawah ini.

AKTIVA = PASIVA
HARTA = UTANG + MODAL
Kas + Piutang + Peralatan = Utang Usaha + Modal Pemilik

Contoh transaki :

Pada tgl 1 Mei 2011 Tn Andi mendirikan Perusahaan Jasa Percetakan dengan nama “CV. Nusantara”, dengan investasi awal berupa Kas 10.000.000 dan Peratalan senilai 1.000.000. Selain itu Tn Andi mendapat Pinjaman dari Temannya sebesar 5.000.000.

Bagaimana cara menjabarkan Data transaksi diatas agar bisa masuk kedalam persamaan akuntansi? Di sini kita harus membagi komponen apa saja yang ada di dalam transaki di atas. Secara cermat dapat kita bagi menjadi :

  1. Ada kas masuk yaitu sebesar 10.000.000, lalu
  2. Ada Peralatan senilai 1.000.000, dan
  3. Ada Utang sebesar 5.000.000,

Kemudian untuk memasukkannya kedalam persamaan akuntansinya, berarti sudah terjawab.

AKTIVA = PASIVA
HARTA = UTANG + MODAL
Kas + Piutang + Peralatan = Utang Usaha + Modal Pemilik
10.000.000 + ———- + 1.000.000 = 5.000.000 + ?????????

Lalu, kita lihat pada bagian modal, masih tanda tanya…….! Kenapa saya buat demikian. Ya, karena pada pengelompokan di atas tidak disebutkan modal sebesar sekian. Memang begitu. Tapi sebenarnya bisa kita cerna sendiri bahwa semua kekayaan/harta yang ada diperusahaan tentu digunakan untuk usaha sehingga disebut Modal. Dan modal adalah kekayaan bersih setelah dikurangi utang.

Sehingga bisa kita artikan bahwa MODAL adalah HARTA – UTANG, sehingga menjadi [ Kas (10.000.000) + Peralatan (1.000.000) ] – [ Hutang (5.000.000) ] , ringkasnya lihat dibawah ini :

( 10.000.000 + 1.000.000 ) – 5.000.000 = 6.000.000

Sehingga MODAL nya menjadi sebesar 6.000.000

Jadi, persamaan akuntansi yang benar untuk transaksi di atas adalah dibawah ini.

AKTIVA = PASIVA

HARTA = UTANG + MODAL

Kas + Piutang + Peralatan = Utang Usaha + Modal Pemilik
10.000.000 + ———-+ 1.000.000 = 5.000.000 + 6.000.000

Kesimpulannya:

Dalam transaksi tidak semua komponen data disebutkan secara langsung, tapi kadang ada data yang timbul setelah di masukkan ke dalam pencatatan akuntansi. Atau dalam sebuah transaksi seorang accounting harus bisa mendefisinikan atau menjabarkan Perkiraan (kelompok) apa saja yang berhubungan dalam transaksi tersebut.

Pada Tgl 3 Mei 2011 Perusahaan membeli peralatan sebesar 800.000 tetapi baru dibayar 500.000

Kita bisa menganalisa sendiri bahwa transaksi di atas akan berpengaruh terhadap Peralatan bertambah (800.000), kemudian Kas berkurang (500.000), lalu timbul utang walaupun pada transaksi di atas tidak disebutkan utang tetapi kita bisa berpikir secara logis bahwa kalau beli barang seharga 800.000 namun baru dibayar 500.000, ya jelas masih berhutang 300.000.

Dalam mencatat Persamaan Akuntansi Semua transaksi harus berurutan dari awal tanggal sampai akhir tanggal, karena itu persamaan yang pertama tadi harus kita buat terlebih dahulu supaya bersambung dengan persamaan yang sekarang.

AKTIVA = PASIVA
HARTA = UTANG + MODAL
Kas + Piutang + Peralatan = Utang Usaha + Modal Pemilik
10.000.000 + ———- + 1.000.000 = 5.000.000 + 6.000.000
(500.000) + ———- + 800.000 = 300.000 + ———-

=============================================================

9.500.000 + ———+ 1.800.000 = 5.300.000 + 6.000.000

Tabel di atas adalah Persamaan Akuntansi untuk 2 Transaksi dimana transaksi pertama langsung ditambahkan ke transaksi kedua. Kita bisa melihat bahwa antara sisi Aktiva (Kas=9.500.000, Piutang=0 dan Peralatan=1.800.000) adalah sama dengan sisi Pasiva (Utang Usaha=5.300.000, Modal Pemilik=6.000.000). Yaitu Aktiva dan Pasiva sama-sama berjumlah 11.300.000.

17 Tanggapan

  1. mana nh pak, postingan tentang akuntansi lagii…
    cos saya sedang belajar akuntansi.

  2. mana nh pak postingan tentang akuntanasi lagi
    cos saya sedang belajar akuntansi mualai dri 0.
    terima kasih

  3. bg ditabel 2 transaksi yangg dimna transaksi pertama langsung ditambahkan dengan transaksi kedua. yang disitu sisi aktiva kas 9.500.000. jadi saya tambahkan bukan segitu dapatnya, yaitu 10.500.000.

    • Bukan ditambahkan. tapi dikurangi. Kan membeli peralatan harganya 800.000, tapi kas baru di keluarkan 500.000 sehingga awalnya 10.000.000 harus dikurangi 500.000 jadi 9.500.000. Tanda lain pengurang adalah adanya tanda kurung.. Gimana elvi ..bisa dipahami..!

  4. Trima kasih pak..saya seorang mahasiswa yg blAjar akuntansi di luar negri. Blog ini membantu saya sekali utk belajar akuntansi sistem di indonesia

  5. paa , gmn kalo transaksi awalnya tuh menginvestasi modal awal Rp 5jt. dan peralatan Rp 1jt. bagaimana cara mencatat di persamaan akuntansinya?

    • Kas         + Peralatan    = Utang    +    Modal
      ==============================
      5.000.000 + 1.000.000 =  –    +     6.000.000

      • assalamualaikum wr wb, bapak kalo bedanya persamaan akuntansi ma jurnal apa y pa? apakah hasil persamaan akuntansi selalu sama dengan hasil jurnal, kan di persamaan akuntansi total asstes harus sama dengan kewajiban+modal. Apakah hasil persamaan akuntansi sama dengan hasil jurnal? Terima kasih pak….

  6. Buat Anonymous diatas :
    Waalaikum salam..!
    Persamaan akuntansi mencatat Harta, utang dan modal langsung di hitung saldonya,menggunakan 2 sisi dalam kelompok besar yaitu Aktiva dan pasiva, sedangkan jurnal mencatat harta, hutang dan modal tidak langsung menghitung saldonya. saldo akan dihitung dalam cara yang lain yaitu buku besar.Jurnal juga menggunakan 2 sisi yaitu debet dan kredit.

    Hasil persamaan akuntansi dengan jurnal kalau dilihat dari dua sisi akan selalu sama (balance).

  7. kenapa aktiva sama pasiva itu harus selalu sama jumlah akhirnya?

  8. pak saya sudah belajar akuntansi selama 2 bulan tapi kenapa ya saya tidak perna mengerti padahal saya sudah mencobanya beberapa kali tapi tidak perna ada yang benar.. apa tipsnya pak biar belajar akuntansi bisa dimengerti ??trims pak

    • semua belajar itu butuh proses dan proses. Kalau baru2 bulan memang belum bisa dikatakan waktu yg cepat untuk belajar. jadi harus belajar terus terus dan terus. tisp untuk belajar akuntansi adalah niat dan belajar kepada orang yang tepat. Apalagi kalau otodidak, harus terus dilatih dan di latih. harus dibaca berulang-ulang agar mengerti. sering bertanya dan ikuti forum-forum akuntansi serta tidak mudah menyerah.

      • Tolong masukkan transaksi di atas ke dalam persamaan akutansi
        1.Di dirikan usaha jasa salon cantik dengan investasikan modal sebesar 75.000.000,yang terdiri dari uang tunai 40.000.000 dan peralatan salon Rp.35.000.000.
        2.dibeli perlengkapana salon Rp.9.000.000;baru dibayar Rp4.000.000
        3.diterima jasa salon Rp.800.000 tunai
        4.dibayar biaya pemasangan spanduk Rp 500.000 dan cetak brosur Rp 300.000
        5 dibayar lunas pembelian perlengkapan

  9. buatlah jurnal umum dari trannsaksi dari usaha jasa pencucian kendaraan *Bersih*.
    1.5/2 2014 Dibeli perlengkapan pencucian Rp 3000.000 tunai
    2.7/2 2014 Penerimaan uang jasa pencucian minggu pertama Rp2.750.000
    3.8/2 2014 Pemakaian perlengkapan pencucian Rp 700.000
    4.10/2 2014 Di bayar Insentiv petugas pencucian Rp 300.000
    5.15/2 2014 Penerimaan jasa pencucian minggu ke dua Rp 2.600.000
    6.20/2 2014 Dibayar listrik dan Pam Rp 850.000
    7.22/2 2014 Penerimaan jasa pencucian minggu ke tiga
    Rp 2.100.000
    8.24/2 2014 Pemakaian perlengkapan pencucian Rp 1.700.000
    9.27/2 2014 Di bayar gaji karyawan Rp 1.500.000 dan insentiv petugas pencucian Rp 500.000
    10.28/2 2014 Penerimaan jasa pencucian minggu keempat Rp 2.250.000

    Tolong donk pisahkan di dalam tabel
    Saya tidak mengerti cara memisahkan yang mana debet dan yang mana kredit ……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: