Marhaban ya Ramadhan

Selamat datang bulan Ramadhan.  Untuk ke sekian kalinya Alhamdulillah, kita masih diberi umur panjang, sehat wal ‘afiat sehingga sampai juga pada bulan yang istimewa bagi umat muslim.  Umat muslim di seluruh dunia dengan suka cita mengisi bulan ramadhan ini dengan amalan yang disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW.  Karena di bulan inilah turunnya rahmat, ampunan dan dibebaskan-nya dari siksa api neraka. Amalan sunah bernilai wajib, yang wajib akan dilipatgandakan, do’a di kabulkan dan banyak lagi amalan-amalan istimewa dibulan ini.

Hari ini adalah hari pertama saya melakukan puasa ramadhan tahun ini (Sabtu, 21 Juli 2012).  Sebagian saudara kita ada yang sudah melakukan puasa pertama hari kemarin (20/7/2012), namun tidak mengurangi jalinan silaturrahmi antar sesama umat muslim.  Karena dalam menetapkan awal puasa, mereka masing-masing punya dasar, ada yang menggunakan metode hisab dan ada juga menggunakan metode rukyat, sehingga hal inilah yang menghasilkan perbedaan.  Memang bagi kita orang awam ada semacam gundah dan resah, kenapa kok bisa berbeda, padahal kita umat islam ini katanya bersatu dan bersaudara.

Kalau kita berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, perbedaan ini sudah sering terjadi dan terus menerus. Karena hal demikian maka kita pun harus bisa membuka diri dan bersikap lapang dada.  Mungkin mereka yang ahli menentukan awal puasa juga belum terbuka hatinya untuk sedikit mengalah demi kepentingan umat.  Toh, mereka sama-sama benar menurut pendapat masing-masing.  Semoga suatu saat nanti ada masa dimana umat Islam di Indonesia akan sama dalam awal puasa dan lebaran, karena ini yang di dambakan oleh kita semua.  Nah, karena keadaan yang demikian maka sikap yang bisa ambil adalah ambil satu pilihan yang menurut kita paling yakin.  Bahkan ada seorang ustad dimana ustad tersebut (suami) puasanya hari sabtu, sedangkan istrinya hari jum’at, tapi tetap rukun serta tidak ada masalah sama sekali dan saling mengucapkan selamat berpuasa.  Ini sungguh suatu perbedaan yang membawa kedamaian.  Bisakah kita melakukan demikian?

Akhirnya kami, seorang blogger dari Pekanbaru mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1433 H / 2012 M. Mungkin dalam postingan yang pernah saya buat ada tulisan yang menyinggung, yang membuat tidak nyaman atau komentar yang tidak pada tempatnya apalagi saat menanggapi balasan komentar kadang lama waktunya. Kami mohon di maafkan atas kekurangan tersebut dan kami akan berusaha sekuat tenaga agar blog ini tetap nyaman dan memberikan informasi yang bermanfaat.

Semoga puasa ini menjadikan kita kembali kepada fitrah yang hakiki, amalan kita di terima oleh Allah SWT, diampuni segala dosa kita serta do’a kita diijabah. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: