Jurnal Umum (sambungan)

Dalam postingan sebelumnya kita sudah membahas mengenai bagaimana cara menjurnal.  Tetapi dalam pembahasan jurnal tersebut penuh sepenuhnya selesai.  Karena ini dalam postingan ini akan dibahas kembali sambungan postingan sebelumnya. Jadi, bagi kamu yang kebetulan ketemu postingan ini, sebaiknya baca lebih dulu postingan Jurnal pertama, agar bahasan ini nyambung.

Kemudian dalam jurnal apa yang di catat?

Yang di catat dalam Jurnal adalah kesimpulan sebuah transaksi lalu dihubungkan dengan Perkiraan utama yang 5 (Harta, Utang, Modal, Pendapatan dan Biaya).  Jadi yang dicatat di jurnal adalah Perkiraan tersebut yang merupakan hasil kesimpulan dari transaksi.  Setiap Transaksi pasti berhubungan dengan Perkiraan Utama.  Ada transaksi yang berhubungan : Harta dengan Utang, Modal dengan Pendapatan, Biaya dengan Harta, Harta dengan Harta dan lain-lain tergantung dari jenis transaksi yang akan di catat.

Bagaimana mengisi kolom Debet dan Kredit ?

Dalam hal ini kita mengenal namanya Hukum Debet Kredit, yaitu setiap Perkiraan yang di isi di kolom Uraian akan di isi juga nilainya di kolom Debet atau Kredit. Nilai untuk Debet harus sama dengan Kredit, tidak boleh tidak sama dan inilah yang disebut seimbang (Balance). Walaupun kadang-kadang ada transaksi yang mempengaruhi lebih dari 2 perkiraan maka Nilai Debet dan Kredit harus tetap sama. Misalnya Transaksi mempengaruhi KAS, PIUTANG dan PENDAPATAN. Pasti di antara 3 Perkiraan ini ada 2 perkiraan yang bergabung di dalamnya.

Baca lebih lanjut