Setelah membuat persamaan, lalu apa lagi?

Sebelumnya kita telah membuat latihan persamaan akuntansi untuk perusahaan Jasa.  Bahkan ada dua latihan yang dibahas. Karena itu saya berharap, anda sudah mengerti dan paham tentang persamaan akuntansi tersebut.

Lalu setelah kita membuat persamaan akuntansi dan sudah balance (benar), terus apalagi yang harus kita lakukan?  Yap..Pertanyaan yang bagus. Setelah kita melalui serangkaian membuat persamaan akuntansi, maka sebenarnya kita sudah mengetahui keadaan keuangan sebuah perusahaan secara sederhana.

Dalam sebuah perusahaan, salah satu yang harus diketahui adalah HARTA, UTANG dan MODAL.  Nah, dengan membuat persamaanitu, kita sudah bisa mengetahui ketiga komponen tersebut. Ketiga komponen, yakni Harta, Utang dan Modal adalah merupakan satu kesatuan yang disebut dengan NERACA. artinya kita sudah bisa membuat Laporan Neraca Perusahaan menggunakan persamaan Akuntansi.

Baca lebih lanjut

Bisnis online..mungkinkah?

Bagi kita yang hidup di era abad ini, teknologi adalah sesuatu yang penting, kalau boleh dikatakan merupakan hal yang harus.  Kenapa demikian? Ya, kehidupan saat ini hampir semua bidang tidak terlepas dari peralatan yang makin hari makin canggih. Khususnya dunia internet yang sudah tidak asing lagi bagi kita, sudah merubah tingkah laku dan gaya hidup manusia.  Apalagi dengan murahnya perangkat dan akses internet membuat seseorang begitu mudahnya berinternet ria sambil jalan, duduk, tidur, bahkan sambil bercocok tanam atau memanen padi di sawah.  Sungguh ini merupakan perubahan gaya hidup baik di kota maupun desa. Baca lebih lanjut

Apa itu redenominasi itu

Ya. redenominasi. saya juga baru dengar baru-baru ini. Bagi para ekonom maupun yang berkutat di bidang ekonomi mungkin sudah biasa mendengar kata ini.  Namun bagi yang lain mungkin tidak biasa, bahkan baru dengar seperti saya sendiri.

BI menggulirkan wacana tentang redenominasi rupiah, yaitu menyederhanakan nilai mata uang tanpa mengurangi nilai mata uang itu sendiri. Artinya BI akan mengelarkan  uang baru sebagai pengganti uang lama. Misalnya uang  Rp. 10.000 menjadi Rp. 10. Rp. 100.000 menjadi Rp. 100. Baca lebih lanjut